Senin, 27 Oktober 2014

Lombok island: Menantimu di Rinjani (^_^)

video

Menatapmu dari ketinggian
Ditemani angin yang seolah mengamuk sejak semalam
Ahhh...aku hanya terpukau
Padamu...padaNya..
Kau yang indah...
Pastilah Ia jauh lebih indah
Aku tau....
Ia mengirimmu agar aku tak henti mengagumiNya
Agar aku tak lepas dari mengingatNya
Agar aku mencintaiNya melebihi aku mencintaimu

Terima kasih matahari terbitku
Dengan segala sinar yang dikirim olehNya melewatimu
Dengan hangatNya.
Dengan semua pesona.
Aku akan tetap menantimu..
Setelah subuh yang menghangat.
Di sini...di pelupuk mataku.


Aku suka bintang. Dan salah satu bintang yang selalu setia menyinari bumi kita adalah matahari. Dengan panasnya di siang hari yang kadang membuat banyak orang mengeluh. Tapi,,aku selalu ingat saat bertahun-tahun aku berjalan ke sekolah bersama matahari terbit. Atau ketika pulang sekolah ditemani teriknya, aku selalu bergumam pada diriku sendiri " katakan ini tidak panas, maka matahari ini tidak akan panas". Atau ketika aku menikmati matahari terbenam sambil menggiring kambing-kambing dari tempat menggembala. Ahhh....selalu ada cerita bersamanya. Matahariku.


Kali ini aku akan menceritakan kebahagiaanku menantinya di ketinggian 1.500 mdpl. Menikmati indahnya di pos dua gunung Rinjani. Itu menjadi salah satu hal yang membahagiakan dalam hidupku.
Saat itu, angin bertiup sangat kencang. Debu seperti mengamuk saja ingin memasuki hidung dan mataku. Sebenarnya aku sangat malas keluar dari tenda. Apalagi setelah semalam suhu badanku tidak jelas. Antara panas dan dingin bertukar posisi sesuka hati. Tapi aku benar-benar ingin melihatnya dari ketinggian. Melihatnya mengintip malu-malu dari balik pegunungan. Lantas ia sedikit demi sedikit memperlihatkan keperkasaannya. Ahhhh,,,tak ada kata yang patut kuucapkan selain "Subhanalloh...Maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kau dustakan?".














      Aku bahagia detik itu. Kelak, aku akan kembali dan menantinya di puncak Rinjani. Dan aku harap, detik itu aku akan menatapnya bersamamu...#djoub..tanpa lilin.